SURAT IZIN USAHA PERUSAHAAN PERANTARA PERDAGANGAN PROPERTI (SIU-P4)


Direktorat Bina Usaha Perdagangan

SURAT IZIN USAHA PERUSAHAAN PERANTARA PERDAGANGAN PROPERTI (SIU-P4)

A. LATAR BELAKANG

1. Bahwa perkembangan industry properti memberikan kesempatan yang sangat luas kepada pelau usaha jasa perantara perdagangan properti untuk berpartisipasi dalam melakukan pemasaran di bidang property.

2. Pengaturan usaha perantara perdagangan property di lakukakan dalam rangka menciptakan kepastian hukum, kepastian berusaha, perlindungan terhadap konsumen, mencegah terjadinya persaingan usaha yang tidak sehat, serta sebagai upaya untuk menunjang peningkatan kegiatan usaha di bidang property, perluasan kesempatan kerja, dan peningkatan daya saing, perlu mengatur mengenai peruasahaan perantara perdagangan property;

B. POKOK-POKOK PENGATURAN

1. Perusahaan Perantara Perdagangan Properti adalah badan usaha yang  menjalankan kegiatan sebagai perantara jual beli, perantara sewa-menyewa, penelitian dan pengkajian, pemasaran, serta konsultasi dan penyebaran informasi yang berkaitan dengan property berdasarkan perintah pemberi tugas yang di atur dalam perjanjian tertulis.

2. Ruang Lingkup Jasa Perantara Perdagangan Properti:

a. Jual beli,

b. Sewa-menyewa,

c. Penelitian dan pengkajian property,

d. Pemasaran,

e. Konsultasi dan penyebaran informasi.

3. SIU-P4  diberikan kepada perusahaan nasional, atau dengan kata lain tertutup untuk asing  (bidang usaha jas survey harus 100% modal dalam negeri)

4. Perusahaan wajib memiliki tenaga ahli yang memiliki sertifikat keahlian:

a. Paling sedikit 2 orang untuk kantor pusat, dan 1 orang untuk kantor cabang.

b. Bagi perusahaan yang bekerjasama melalui system waralaba:

i. Penerima Waralaba : paling sedikit 2 orang

ii. Penerima Waralaba Lanjutan : 1 orang

5. Perusahaan dalam menjalankan tugasnya wajib membuat perjanjian tertulis.

6. Pengusaha Jasa Perantara Perdagangan Property di larang untuk:

a. Memberikan data atau informasi secara tidak benar,

b. Menawarkan, mempromosikan, mengiklankan, memberikan janji atau jaminan yang belum pasti, atau membuat pernyataan yang menyesatkan;

c. Melakukan praktek monopoli atau persaingan usaha yang tidak jujur,

d. Meminta imbal jasa dari pemberi tugas selain komisi sebagaimana tertulis dalam perjanjian.

7. Pengusaha Jasa Perantar Perdagangan Properti berhak menerima imbal jasa dari pemberi tugas atas jasa yang di berikan. Untuk jasa jual beli dan sewa menyewa property, perusahaan berhak menerima , imbal jasa berupa komisi dari pemberi tugas paling sedikit 2 % dari nilai transaksi.

C. TATA CARA DAN PERSYARATAN PENERBITAN SURAT IZIN PERUSAHAAN PERANTARA PERDAGANGAN PROPERTI (SIU-P4)

1. Permohonan untuk memperoleh SIU-P4 dan pendaftaran ulang SIU-P4 diajukan kepada Direktur Binusdag dengan mengisi Surat Permohonan Surat Izin Usaha Pernatara Perdagangan Properti (SPSIU-P4)

2. SPSIU-P4 harus di tanda tangani oleh pemilik, pengurus, atau penaggungjawab perusahaan di atas materai cukup.

3. Pengurusan permohonan SIU-P4 dan pendaftaran ulang SIU-P4 dapat dilakukan oleh pihak ketiga dengan menunjukan surat kuasa bermaterai cukup yang di tanda tangani olen pemilik, pengurus, atau penaggung jawab perusahaan.

4. Pengurusan permohonan SIU-P4 dan pendaftran ulan SIU-P4 tidak dikenakan biaya.

5. Permohonan untuk memperoleh SIU-P4 harus dilengkapi dengan dokumen sebagai berikut:

a. Fotokopi akta notaries pendirian perusahaan untuk perusahaan berbentuk PT dan CV

b. Fotokopi akta pendirian koperasi dan pengesahan badan hukum dari pejabat yang berwenang untuk perusahaan berbentuk koperasi;

c. Fotokopi akta pendirian perusahaan untuk perusahaan berbentuk firma dan perorangan (apabila ada);

d. Fotokopi surat pengesahan badan hukum dari Departemen Hukum dan HAM untuk perusahaan berbentuk PT;

e. Daftar tenaga ahli, paling sedikit 2 (dua) orang yang di lengkapi dengan :

1. Surat pernyataan sebagai tenga ahli di bidang perantara perdagangan property dan tidak bekerja di perusahaan lain yang sejenis, di atas kertas ber materai cukup;

2. Fotokopi sertifikat profesi;

3. Curriculum vitae atau daftar riwayat hidup; dan

4. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP).

5.

f. Fotokopi KTP dan pas foto pemilik, pengurus, atau penanggung jawab perusahaan sebanyak 2 (dua) lembar ukuran 4X6 cm.

6. SIU-P4 diterbitkan paling lambat 3 (tiga) hari kerja terhitung sejak permohonan di terima dan berkas pendukung telah disampaikan lengkap.

7. Penerbitan SIU-P4 saat ini telah dilakukan secara on-line, sehingga memberikan kemudahan dan mempercepat proses penerbitan SIU-P4. Melalui system on-line ini, pelaku usaha dapat memonitor proses penerbitan SIU-P4 yang telah di ajukan (melakukan tracking melalui system yang tersedia)

U ntuk info rmasi l ebih l anjut dapa t me nghubungi ka mi p ada :

DIREKTORAT BINA USAHA PERDAGANGAN

J I. M.I Ridwa n R ais No .5 Jakarta Pusat , 10 110

Te1.021·38S8171 Ex, 1139

Fa x. 021 – 3858188

 

 

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi kami pada:

 

DIREKTORAT BINA USAHA PERDAGANGAN

Jl. M.I Ridwan Rais No. 5 Jakarta Pusat 10110

Tel. 021-385817 Ext. 1139

Fax. 021-3858188

atau

http://pdn.kemendag.go.id

 

 

KEMENTERIAN PERDAGANGAN

DIREKTORAT JENDERAL PERDAGANGAN DALAM NEGERI 2010

Ditjen PDN/LF/002/VI/2010

Humas 45.32.2LFKP3A.06.2010

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s