Tips Mengajukan KPR


Ingin punya rumah tapi uang cekak? Tenang. Tengoklah bank-bank di sekitar Anda. Sekarang ini bukanlah hal sulit mengajukan Kredit KPR yang bunganya ditawarkan secara beragam oleh bank.

Apa Saja Persyaratan Rumah KPR?
Secara umum persyaratan dan ketentuan yang diperlakukan oleh bank untuk nasabah yang akan mengambil Kredit KPR relatif sama. Baik dari sisi administrasi maupun dari sisi penentuan kreditnya. Untuk mengajukan Kredit Rumah KPR, pemohon harus melampirkan:
1. KTP suami dan atau istri (bila sudah menikah)
2. Kartu Keluarga
3. Keterangan penghasilan atau slip gaji
4. Laporan keuangan (untuk wiraswasta)
5. NPWP Pribadi (untuk kredit di atas Rp 100 juta)
6. SPT PPh Pribadi (untuk kredit di atas Rp 50 juta)
7. Foto kopi sertifikat induk dan atau pecahan (bila membelinya dari developer)
8. Foto kopi sertifikat (bila jual beli perorangan)
9. Foto kopi IMB

Biaya Proses Rumah KPR
Pada umumnya fasilitas Kredit KPR Murah pemohon akan dikenakan beberapa biaya, diantaranya: biaya appraisal, biaya notaris, provisi bank, biaya asuransi kebakaran, biaya premi asuransi jiwa selama masa kredit.

Metode Perhitungan Bunga KPR
Secara umum dikenal 3 metode perhitungan bunga yaitu :
1. Flat
2. Effektif
3. Annuitas Tahunan dan Bulanan
Dalam prakteknya metode suku bunga yang digunakan adalah suku bunga effektif atau annuitas.

Keuntungan Rumah KPR
− Nasabah tidak harus menyediakan dana secara tunai untuk membeli rumah. Nasabah cukup menyediakan uang muka.
− Karena Rumah KPR memiliki jangka waktu yang panjang, angsuran yang dibayar dapat diiringi dengan ekspektasi peningkatan penghasilan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan
1. Bila membeli rumah dari perorangan, pastikan bahwa sertifikat yang ada tidak bermasalah dan ada IMB sesuai dengan kondisi bangunan yang ada.

2. Bila membeli Rumah Murah dari Developer, pastikan bahwa Developer dimaksud telah mempunyai ijin-ijin, antara lain:
a. Ijin Peruntukan Tanah : Ijin Lokasi, Aspek Penata-gunaan lahan, Site Plan yang telah disahkan, dan sebagainya
b. Prasarana sudah tersedia
c. Kondisi tanah matang
d. Sertifikat tanah minimal SHGB atau HGB Induk atas nama developer
e. IMB Induk

3. Kenali reputasi penjual (perorangan atau developer).

4. Jangan melakukan transaksi jual beli di bawah tangan, artinya apabila Kredit Rumah KPR yang akan dibeli masih dalam status dijaminkan di bank, maka lakukanlah pengalihan kredit pada bank yang bersangkutan dan dibuat akte jual beli di hadapan notaris. Jangan sekali-kali melakukan transaksi pengalihan kredit di bawah tangan, artinya atas dasar kepercayaan saja dan tanda buktinya hanya berupa kwitansi biasa, karena bank tidak mengakui transaksi yang seperti ini.

Selamat berburu rumah idaman!

2 responses to “Tips Mengajukan KPR

    • SALAM PAK GATOT

      SECARA UMUM BANK BIASANYA TIDAK MENGCOVER KREDIT RUMAH YANG MASIH BELUM MEMILIKI SERTIFIKAT..

      SATU²NYA CARA UNTUK MEMBELI RUMAH YG MASIH MEMILIKI SURAT EIGHENDOM.. YAITU MEMBUATKAN SERTIFIKAT ATAS RUMAH/TANAH TERSEBUT…

      SEBELUM BAPAK MEBUATKAN SERTIFIKAT, JAUH LEBIH AMAN BAPAK MENGKONSULTASIKAN DENGAN PIHAK BANK TERLEBIH DAHULU …BERAPA PLAFOND KREDIT YG BISA DI BERIKAN OLEH BANK JIKA RUMAH TSB SUDAH DI SERTIFIKAT… HAL INI PENTING UNTUK MEMASTIKAN KESEDIAN BANK.

      JIKA HARGA JUAL SUDAH DI SEPAKATI , PROSEDUR DAN SYSYTEM PEMBAYARAN DENGAN PIHAK PENJUAL SUDAH DI SETUJUI, BAPAK BISA MEMBUAT PERJANJIAN KEPADA PEMILIK RUMAH.

      DEMIKIANLAH.

      SEMUA PROSEDUR TERSEBUT SUDAH BEBERAPA KALI KAMI LAKUKAN DENGAN KLIEN KAMI.
      JIKA ADA PERTANYAAN LEBIH LANJUT BPK BISA MENGHUBUNGI KAMI VIA TELP, KAMI SIAP MEMBANTU BAPAK.

      SEMOGA SUKSES

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s