BISNIS TANAH


Maraknya kasus sengketa tanah menjadi bukti nyata bahwa tanah memang memegang peranan penting bagi manusia. Jelaslah penting sebab semua bangunan yang berdiri di muka bumi memerlukan tanah sebagai dasarnya sekaligus sebagai bahan materialnya. Rumah, kantor, pasar, swalayan, atau mall, bisa berdiri sebab memiliki dasar bangunan yang berdiri di atas tanah.

Untuk pembangunannya pun, tanah masih diperlukan, yakni tanah pasir. Bahkan, ketika manusia sudah meninggal pun masih memerlukan tanah. Banyak pula orang menjual tanahnya hanya untuk area pemakaman. Ini berarti bisnis tanah bisa menjadi berkah yang mendatangkan rupiah.

Bisbis Tanah

Bisnis tanah adalah satu upaya meraup keuntungan yang lumayan tinggi. Sebetulnya, dalam melakoni bisnis tanah ini, kita tidak perlu memiliki banyak tanah terlebih dahulu. Jika harus seperti itu, kapan kita bisa kaya? Toh, untuk bisa membeli banyak lahan tanah, kita mesti memiliki banyak uang terlebih dulu.

Akan tetapi, bagi mereka yang memang memiliki lahan tanah tidak terpakai, bisa menjual tanahnya. Jangan tergesa-gesa saat menjual tanah sebab akan merugikan jika tidak pandai memasang harga. Letak lokasi atau letak lahan tanah menentukan harga tanah per meternya.

Letak Menentukan Harga

Di kota-kota besar, harga tanah per meternya bisa bermula dari Rp5.000.000,00 untuk lokasi yang sangat stategis. Bahkan, ada pula yang lebih mahal dari itu. Namun, di wilayah yang bisa dikategorikan desa atau kabupaten, harga tanah masih relatif murah. Mulai Rp1.000.000,00 hingga Rp2.000.000,00 per meternya. Terlebih lagi, jika tempatnya di pelosok.

Bagi Anda yang memiliki banyak lahan tidak fungsional, bisa menjual tanah tersebut dan uang hasil penjualan bisa digunakan untuk membeli tanah di tempat yang lebih menjanjikan. Bisa Anda bangun menjadi tempat usaha atau Anda jual lagi beberapa waktu kemudian. Niscaya, harganya bukan menurun, melainkan semakin tinggi.

Bisnis tanah adalah bisnis yang gampang-gampang susah. Dikatakan gampang, dilihat dari konsumennya sebab siapa pun pasti memerlukannya. Dikatakan susah sebab meski semua orang membutuhkan, ada pertimbangan lain bagi siapa pun yang bersedia membeli tanah. Pertimbangan bisa berdasarkan lokasi yang terlampau jauh atau harga yang terlalu mahal.

Menjadi Calo Tanah

Bagi yang tidak memiliki lahan tanah untuk dijual, Anda bisa menjadi semacam calo atau perantara. Ketika Anda menjualkan tanah seseorang, kemudian menawarkannya pada orang lain, Anda bisa melakukan tawaran kepada penjual untuk komisinya. Biasanya, jika tanah itu terjual, Anda akan mendapat komisi berlipat.

Pertama, komisi dari penjual sebab Anda telah berhasil menjualkan tanahnya. Kedua, komisi dari pembeli sebab Anda telah membantu mencarikan tanah untuknya. Namun, jangan sekali-kali Anda melakukan tawaran kepada penjual, kemudian menaikkan harga kepada pembeli dengan maksud agar keuntungan yang Anda peroleh menjadi benar-benar besar.

Hal ini nantinya akan menyulitkan Anda dalam bisnis tanah sebab antara penjual dan pembeli suatu saat pasti ada pertemuan dan bisa saja secara tidak sengaja mereka mengetahui bahwa Anda bermain curang terhadap penjual dan pembeli. Efeknya adalah nama Anda menjadi buruk dan hal ini bisa menyebar sehingga tidak ada lagi yang percaya memakai jasa Anda.

Dalam urusan bisnis tanah, tidak dikenal istilah rugi sebab harga tanah semakin hari akan semakin tinggi. Bisnis tanah tidak seperti bisnis elektronik. Baru 3 jam Anda membeli, harganya sudah turun minimal Rp300.000,00. Dalam bisnis tanah, semakin lama akan semakin tinggi harga jualnya. Terlebih, jika lokasinya strategis dan surat-surat kepemilikan tanah memang lengkap.

Jika ada yang menjual tanah mengalami kerugian, bisa disebabkan dua hal. Pertama, karena ketidaktahuan bahwa nilai jual tanah semakin hari semakin tinggi. Kedua, karena memang sengaja jual murah untuk suatu kebutuhan yang sangat mendesak dan tidak bisa ditunda-tunda lagi.

SUMBER : http://www.anneahira.com/bisnis-tanah.htm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s